110 Kafilah Ikuti Lomba MTQ Tingkat Kecamatan Leuwiliang

110 Kafilah Ikuti Lomba MTQ Tingkat Kecamatan Leuwiliang

Kabarbogor.com – Leuwiliang || Kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Leuwiliang Tahun 2022, di Alun-alun Bale Sulandjana, Kamis 08/09/22, diikuti 110 peserta berasal dari 11 Desa dan Pondok Pesantren.

Camat Leuwiliang Daswara Sulanjana. SH, membuka MTQ dengan tema ‘Mempererat Silaturahmi & Ukhuwah Islamiyah’, dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para Kepala Desa berserta Jajaran.

Menurut Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Leuwiliang Iwan Darmawan. Tujuan utama kegiatan MTQ bukan hanya sebatas acara seremonial saja.

“Point pentingnya adalah untuk memotivasi masyarakat, gemar membaca kitab suci umat islam yakni Al’quran Jadi untuk peningkatan akhlakul karimah. Tujuan sebenarnya itu, bukan suaranya bagus, tapi paling tidak dengan adanya MTQ ini untuk memotivasi masyarakat. Agar mau membiasakan membaca Al’quran,” ungkapnya.

Khususnya dahulu, lanjut Iwan, “Desa Karehkel pernah sudah punya (Peserta) untuk tingkat provinsi, jadi di harapkan yang seperti ini. Sebetulnya di tahun lalu walaupun tidak juara satu tapi kami termasuk yang mendapatkan di beberapa kelas. Kami termasuk yang mendapat 10 besar juara di tingkat kabupatan terbanyak,” katanya.

Baca Juga:  Pemred Barometer Bogor News Meraih Juara 1 VIFOSI III IWO Bogor Raya

Akan Di Sertakan di MTQ Tingkat Kabupaten

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan Hari Prihartono di tempat yang sama mengatakan, pemenang lomba MTQ tingkat Kecamatan Leuwiliang akan di ikut sertakan pada lomba MTQ di tingkat Kabupaten Bogor.

Kegiatan MTQ Tingkat Kabupaten Bogor, rencananya akan di gelar pada akhir bulan September ini, di wilayah Kecamatan Cileungsi.

Lomba MTQ tingkat Kecamatan Leuwiliang di gelar di dua spot berbeda di antaranya; di Bale Sulanjana dan di Aula kantor Kecamatan Leuwiliang untuk meminimalisir keterbatasan waktu.

“Sehingga di upayakan sore hari sudah selesai pelaksanaan dari pagi di mulai dengan pentas dari Desa Karehkel dan Desa Leuwiliang,” katanya kepada media.

Baca Juga:  Plt. Bupati Bogor Lanjutkan Program Samisade 2022

Kegiatan itu, Hari Prihartono mengatakan, mendapat respon positif dari pondok pesantren yang berada di wilayah Kecamatan Leuwiliang. Karena, selain memberikan kepuasan tersendiri juga nama baik pondok pesantren dan nama baik daerah.

“Karena tetap ini tidak terlepas dari harapan filosofis kita bahwa ini adalah sebagai media dakwah. Juga kita sebagai umat muslim memiliki kewajiban dalam membaca dan mengamalkan Al’quran. Di sini (Lomba MTQ) sebagai sarana dalam meningkatkan kualitas kita dalam membaca Al’quran dan juga memahami kandungan yang ada dalam Al’quran.” Pungkasnya.