Pakar Hukum Dr. Dedy DJ, Apresiasi Film Kawin Kontrak Sebagai Edukasi

Pakar Hukum Dr. Dedy DJ, Apresiasi Film Kawin Kontrak Sebagai Edukasi

Kabarbogor – Cisarua || Kawin Kontrak atau disebut Nikah Mut’ah, garapan Natsya Dematra dan Cheryl Halpern, sebuah Film Edukasi tentang Kaum Perempuan yang menjalaninya.

Melalui Tehnologi Informasi Digital Film ini dikemas apik, sesuai dengan perkembangan jaman. Melengkapi cara berfikir dari sudut pandang masyarakat di dalam menghadapi dinamika permasalahan sosial yang semakin komplek.

Bacaan Lainnya

Menurut Fakar Hukum Dr. Dedy DJ, betapa meruginya melakukan Nikah Mut’ah, katanya ketika menghadiri Konfrensi Pers Film Kawin Kontrak, di Warung Gumati Gadog Puncak Bogor. Rabu 03/08/2022.

“Oleh karna itu dengan di produksinya film Kawin Kontrak atau juga di sebut Nikah Mut’ah ini. Sangat mengedukasi serta membantu sekali untuk bisa memberi pemahaman. Betapa ruginya melakukan Nikah mut’ah,” tegasnya.

Pada saat Konfrensi Pers, Dr. Deddy DJ mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat langsung dalam pembuatan Film Nikah Mut’ah, demi kehormatan kaum Wanita.

Baca Juga:  Holy Prostitution Sebuah Film Karya Sutradara Muda Indonesia

“Selamat kepada Bapak Damien Dematra, Natasya Dematra, Cheryl Halpern dan tim yang sudah memproduksi film Nikah Mut’ah ini. Semoga bermanfaat buat kita semua dan bisa menyelamatkan serta melindungi harkat martabat kaum wanita,” pungkasnya.

Kawin Kontrak Tidak Tersentuh Hukum

Dalam pandangan Dr. Dedy DJ banyak hal yang menjadi hambatan, pelaku Kawin Kontrak tidak tersentuh Hukum dan itu yang menjadi pertanyaan

“Ada pertanyaan kenapa pelaku Kawin kontrak tidak tersentuh Hukum ? Dalam pasal 184 KUHP menetapkan seseorang menjadi tersangka harus terpenuhi alat buktinya, minimal ada dua alat bukti, ada laporan dari keluarga yang menjadi korban Human trapiking atau Nikah Mut’ah,” ujarnya.

Alat bukti lainnya, lanjut Dr. Dedy DJ, “seperti surat, foto-foto, petunjuk, atau pengakuan dari pelaku. Minimal dari unsur alat bukti tersebut cukup terpenuhi, maka pihak yang berwajib bisa melakukan tindakan untuk menetapkan sesorang itu menjadi tersangka,

Baca Juga:  Curug Kembar Tempat Indah di Cibeureum Sukamakmur Jonggol Bogor

Setelah di lakukan penyelidikan dan penyidikan dengan dasar alat bukti tadi. Jadi karena tidak adanya bukti tersebut pihak berwajib kesulitan, karna ini termasuk delik aduan,” ucapnya.

Selain hal yang di atas menjadi faktor, Dr. Dedy DJ memberikan gambaran gambaran lain. Mengapa pelaku Kawin Kontrak tidak tersentuh Hukum.

“Di samping itu realita yang terjadi, mohon maaf, kadang orang kita sendiri karena budaya kita ketimuran ada perasaan tidak enak. Kalau sampai keluarga atau tetangga sampai di proses hukum. Faktor itulah yang kadang membuat para saksi lebih baik diam, padahal mereka punya alat bukti,” tutupnya. (jabarmedia)

Pos terkait