Pondok Pesantren di Rumpin Bogor Kebakaran Akibat Korsleting Listrik

  • Whatsapp

Diduga akibat korsleting listrik, sebuah bangunan pondok pesantren yang berada di Rumpin, Kabupaten Bogor, Minggu (5/9/2021) siang ludes terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun akibat kejadian ini pemilik mengalami kerugian sekitar 300 juta rupiah.

Pasalnya, bangunan seluas hampir 500 meter ini ludes terbakar dan nyaris rata dengan tanah.

Sebuah bangunan yang dijadikan sebagai sarana pendidikan agama, pondok pesantren yang berada di Desa Kertajaya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor ludes terbakar. Tidak hanya itu, dua rumah yang bersebelahan dengan pondok turut terbakar.

Menurut keterangan warga sekitar, Nur, api diduga berasal dari korsleting listrik, pasalnya sejak Sabtu kemarin, aliran listrik di pondok pesantren tersebut kerap padam karena saklar MCB telah longgar. Sehingga jika padam, santri harus bergantian menaikan saklar MCB-nya.

Baca Juga:  Kabupaten Bogor Bebas Flu Burung

Menurut Kepala Desa Kertajaya Rumpin, Muhammad Nasir, pondok pesantren yang dihuni oleh sekitar dua ratusan santri ini memang memiliki kontak MCB yang kurang baik, sehingga terjadi korsleting listrik.

Api baru bisa dipadamkan selama dua jam lebih, karena posisi pondok berada di permukiman padat penduduk, tidak hanya pesantren dua rumah yang bersebelahan dengan pondok juga ikut terbakar, beruntung tidak ada korban jiwa karena saat kejadian baik penghuni rumah maupun pondok pesantren sedang berada di luar rumah. Akibat kejadian ini kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Pos terkait