KOMED Ajak Pengurusnya Berdayakan Guru dan Komunitas

Sebagai ujung tombak pendidikan, guru dituntut kuat menghadapi berbagai perubahan. Guru berlomba dengan perubahan, berlomba dengan kecepatan inovasi teknologi, dan butuh wadah mengaktualisasikan diri serta menguatkan kompetensi. Menjawab hal tersebut, sejak 2015 Lembaga Pengembangan Insani Dompet Dhuafa (LPI DD) menginisiasi Komunitas Media Pembelajaran (KOMED) untuk mewadahi para guru agar bisa mengembangkan dirinya.

Dalam rangka memfasilitasi dan meningkatkan kompetensi pengurusnya, KOMED mengadakan Pembinaan KOMED Nasional yang diiikuti ratusan anggota dari delapan wilayah di Indonesia mulai 18 Juni 2021 hingga 16 September 2021. Pembinaan dilakukan secara virtual dengan menggunakan metode syncronous dan asyncronous.

Selama pembinaan para pengurus akan mendapatkan tiga belas materi pembinaan agar mereka mampu memberikan kebermanfaatan seluas-luasnya. Pengurus KOMED tak kami ragukan lagi kemampuannya, namun ada tiga hal yang mendasari kegiatan Pembinaan KOMED Nasional.

Pertama, kami ingin para pengurus menjadi seorang kreator, yakni orang-orang yang mampu berkreasi membuat media pembelajaran kreatif sebagai penunjang pembelajaran. Kami percaya bahwa kreativitas bukan bawaaan lahir, melainkan bisa diasah dan dikembangkan.

Kedua, kami ingin para pengurus menjadi inspirator. Pengurus KOMED adalah orang-orang terpilih yang memiliki nilai kerelawanan, mereka adalah orang-orang inspiratif dan kontributif, karenanya harus dibina agar nilai-nilai positif terus berkembang.

Ketiga, kami ingin para pengurus menjadi pelatih. Setiap pengurus di KOMED pada dasarnya memiliki keterampilan dan pengetahuan berbeda. “Dengan pembinaan tepat kami yakin mereka dapat menjadi seorang pelatih media pembelajaran handal,” ujar Nurul, Inisiator KOMED.

Nurul menambahkan, Pembinaan KOMED Nasional diharapakn dapat mendukung kompetensi guru dalam aktivitas belajar mengajar di kelas. “Peran guru dalam kepengurusan KOMED dapat menciptakan kebermanfaatan seluas-luasnya dan akan membuat komunitas lokal makin berdaya serta berjaya,” tutup Nurul.

Pos terkait