Kabupaten Bogor Bebas Flu Burung

  • Whatsapp
Flu Burung

Kabupaten Bogor aman dari virus flu burung. Demikian kata Kepala Kantor Perikanan dan Peternakan Sutrisno MM dihadapan para tamu dari Food and Agriculture Organization (FAO) yang mendatangkan sejumlah wartawan dari berbagai negara, antara lain; Amerika Serikat, Filipina dan Thailand. Menurut Sutrisno, peran masyarakat menjadi salah satu faktor keberhasilan Pemda Kabupaten Bogor sebaran virus flu burung.

Dengan fokus Pemusnahan, Dekontaminasi dan Penyadaran Masyarakat, kami berhasil memberikan informasi kepada masyarakat tentang bahaya flu burung,” kata Sutrisno usai menyampaikan beberapa laporan hasil kerja tamu kami di Aula Disnakan Kabupaten Bogor, Rabu (11/2). kemarin.

Dengan pelayanan publik yang maksimal, lanjutnya, sebaran kasus virus flu burung yang berhasil ditangani di beberapa daerah cenderung turun. Dari data yang berhasil dikumpulkan Kabar Bogor, dalam kurun waktu 2003/2004, sebanyak 12 kasus flu burung berhasil diatasi, dan pada 2005 (18 kasus), 2006 (22 kasus), tahun 2007 (8 kasus), tahun 2008 (6 kasus) tahun 2009 dan 5 kasus baru.

Baca Juga:  Puncak One Way arah Jakarta, Ribuan Kendaraan Terjebak Macet

Kasus flu burung berhasil kita masuki, semua hewan, jangan sampai menyerang manusia. Alhamdulillah sampai saat ini Kabupaten Bogor belum menerima kasus flu burung yang menyerang manusia. Mudah-mudahan ini tidak terjadi,” kata Sutrisno.

Leuwiliang, Leuwisadeng, Pamijahan, Cigudeg dan Tenjolaya, kata dia, menjadi prioritas Disnakan agar tidak terjadi kasus flu burung di sana. “Walaupun daerah ini tidak endemik, namun sebagian besar masyarakat di sana memelihara burung-burung liar. Artinya unggas yang dipelihara hidup bebas unggas tanpa kandang apapun,” tegas Sutrisno.

Maka dari itu, imbuhnya, di Disnakan Kabupaten Bogor rutin melakukan penyuluhan secara intensif kepada masyarakat tentang masalah yang berkaitan dengan flu burung. “Ini cara paling efektif menekan kasus flu burung,” katanya.

Baca Juga:  Gara-gara Tidak Memakai Masker, Mak Iyom Penjual Gula Aren Dirampas Dagangannya

Sementara itu, Dianthus Saputra Estey USAID Contractor Communication Spesialist ASFAN-US Technical Assistance and Training Facility merasa bangga dan senang atas kinerja yang ditunjukkan Disnakan Kabupaten Bogor. “Kami sengaja mengundang wartawan dari tujuh negara untuk memberikan informasi bahwa Kabupaten Bogor layak dijadikan pilot project penanganan kasus flu burung,” kata Dianthus.

Pos terkait